Cara Mengenali Rumah Second yang Masih Bagus

Jika dibandingkan dengan rumah yang memiliki ukuran dan luas tanah yang terbatas, rumah second justru kebalikannya.

Sebab, biasanya rumah second dibangun diatas lahan yang luas dengan ukuran yang cukup luas sehingga wajar saja jika banyak yang diminati. Namun, saat ini banyak yang mencari kesempatan ketika jual beli rumah second. Rumah bekas juga dapat di desain dan direnovasi untuk dijual dengan harga lebih tinggi dan mendapat keuntungan. Untuk mengatasi hal tersebut, berikut cara mengenali rumah second yang masih bagus dan layak untuk anda beli.

Menyesuaikan harga rumah dengan anggaran

Ketersediaan anggaran sebagai patokan untuk membeli rumah second yang utama. Sehingga jangan sampai termakan gengsi, dimana rela melebihi limit budget demi rumah mewah, tapi setelahnya malah bokek. Anda bisa membuat anggaran untuk membeli rumah second yang sesuai dengan kemampuan finansial sehingga tidak memberatkan. Setelah membeli tentu anda masih mempunyai sisa uang untuk ditabung atau keperluan renovasi rumah jika memang perlu.

Jika membeli rumah second dengan kredit, maka prioritaskan untuk memilih cicilan per bulan yang tidak terlalu besar. Perlu diperhatikan agar beban cicilan sesuai dengan kemampuan anda untuk melunasi sampai akhir tanpa menghambat pengeluaran untuk kebutuhan harian.

mengenali rumah second yang masih bagus

Lihat harga pasaran

Tidak hanya berbisnis saja yang melakukan riset pasar, untuk membeli rumah second pun diperlukan hal itu termasuk harga pasaran. Dengan cara mengakses website seputar jual beli properti bekas dan baru untuk mengecek harga rumah bekas di pasaran. Ketika mencari gunakanlah fitur filter untuk menemukan spesifikasi rumah dan lokasi yang anda idamkan. Walaupun anda tidak membeli secara online, tapi informasi tersebut bisa menjadi gambaran dan digunakan untuk bernegosiasi harga dengan pihak pemilik rumah secondnya.

Memastikan dokumen rumah lengkap

Jika anda berencana memakai KPR dari bank untuk membeli rumah second, pastikan rumah tersebut memiliki dokumen lengkap seperti Sertifikat Hak Milik (SHM) dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Pastikan juga rumah masih memiliki dokumen lengkap, anda juga perlu mengecek apakah dokumen tersebut bermasalah dengan pengecekan dilakukan di kantor pertanahan setempat. Namun, jika ada ketidaksesuaian data pada dokumen, seperti perbedaan nama yang tertera di SHM dengan KTP pemilik, anda  bisa langsung menanyakannya ke pemiliknya.

Periksa kondisi rumah sebelum membeli

Membeli rumah yang sudah pernah ditempati sebelumnya memang memiliki lebih banyak risiko terutama dalam hal kualitas bangunan. Untuk menyiasati hal tersebut, bawalah orang yang paham mengenai kondisi bangunan seperti tukang atau kontraktor. Kemudian periksa fondasi, struktur bangunan, lantai dan atap, apakah kondisinya masih bagus dan aman jika rumah ditempati hingga bertahun-tahun ke depan.

Pastikan usia bangunan dan kelengkapan fasilitas rumah lebih lama, periksa apakah rumah memiliki cukup sirkulasi udara atau apakah WC masih lancar digunakan, perkirakan Biaya Ekstra yang Dibutuhkan. Walaupun pemilik rumah menawarkan harga yang relatif murah, anda tetap harus menyiapkan dana lebih untuk menutupi kebutuhan tambahan yang dibutuhkan. Misalnya, biaya ekstra untuk renovasi bagian yang rusak, penambahan daya listrik atau pembelian furniture baru.

Selain pengecekan kondisi rumah, keperluan pengecekan sertifikat, BPHTB (Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan), PPh (Pajak Penghasilan), AJB (Akta Jual Beli), PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) dan biaya balik nama. Beruntung untuk pembelian rumah second tidak dikenai biaya PPN karena hanya properti yang dijual dari pengembang ke konsumen pertama yang dibebani.

Memperkirakan biaya ekstra akan mempermudah anda dalam menyesuaikan budget yang dimiliki. Jika rumah second yang anda pilih ternyata membutuhkan biaya tambahan yang menguras anggaran, maka sebaiknya pilih rumah bekas lain yang minim biaya ekstra.

itulah tadi tips cara mengenali rumah second yang masih bagus, semoga artikel ini bermanfaat.

Leave a Comment

× Kontak kami